25.6.09

Ditengah Lorong 2 kepastian




Dalam hiba ada tangisan


Dalam duka ada tangisan


dalam riang ada tangisan


dalam hampa ada tangisan




Dalam tangisan ada kehibaan


dalam tangisan ada kedukaan


dalam tangisan ada keriangan


dalam tangisan ada kehampaan




Aku berdiri ditengah lorong tangisan


memandang satu sinar yang terang dihadapan


lorong inilah saja tempat ku mampu berdiri


lorong ini sajalah yang mampu jadi saksi




Aku keliru


dalam riang ada tangisan


aku celaru


dalam tangis ada keriangan




Ku lihat dikiri tangisan


ku toleh kekanan keriangan


pandang ke atas ada tawa


pandang kebawah ada duka




Ini kah yang digelar karma


atau mungkin digelar hikmah


aku masih saja tegar di situ


aku masih saja utuh di situ




Kalau itu karma tunjukkan aku


kalau itu hikmah tawanlah aku


kalau itu sudah jadi penentu


kembalikan aku kepada asal ku